<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724</id><updated>2012-02-16T14:14:14.584-08:00</updated><category term='musik'/><category term='resensi'/><category term='istilah'/><category term='berita'/><category term='kunjungan'/><category term='artikel'/><category term='cerita'/><title type='text'>ndaru blog</title><subtitle type='html'>potret wong cilik</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724.post-8354181795156053306</id><published>2010-03-16T00:01:00.000-07:00</published><updated>2010-03-16T00:14:24.998-07:00</updated><title type='text'>HISTORIA hanya BELUM BERUNTUNG</title><content type='html'>oleh : ndaru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/S58tU9FdVjI/AAAAAAAAAKA/5aiFLTNf0cw/s1600-h/historia_futsal.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 124px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/S58tU9FdVjI/AAAAAAAAAKA/5aiFLTNf0cw/s320/historia_futsal.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449123912159680050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2010 ini rupanya memang bukan tahun keberuntungan bagi sejarah.  Pasalnya, dua tim futsal cowok dan satu tim cewek harus rela tersisih dalam ajang tahunan sasporte. Memang, dalam dua tahun ini prestasi tim futsal sejarah (historia) tampak lesu.  Hanya tim cewek yang beranggotakan Johana, Pepen dkk saja yang mampu mengangkat nama sejarah dalam sasporte 2009.  Namun sayang, ditahun ini pun tim cewek hanya mampu menjadi runner up, setelah kalah 2-1 dari perancis.  Kata kurang beruntung adalah kata yang tepat digunakan untuk menyebut tim futsal sejarah saat ini.  Mengingat sejarah telah mengirimkan pemain-pemain terbaiknya yang bahkan diakui juga ditingkat fakultas.  Sebut saja Annas, Panji, Asep dan penjaga gawang berpengalaman, Posan turut berjibaku membela panji sejarah.  Namun naas, permainan indah mereka belum mampu mengangkat nama sejarah dilaga sasporte kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalannya pertandingan sejarah kemarin pun sebenarnya cukup sengit.  Historia B mendapat ujian ringan menghadapi kearsipan di awal laga sasporte.  Dengan dominasi permainan di sepanjang pertandingan, Sidik dkk mampu menggasak kearsipan dengan lima gol tanpa balas. Kemenangan ini membawa tim futsal sejarah bertemu Arab diperempat final, setelah sebelumnya arab menundukkan Sasmun 5-1.  Spontan suporter fanatik sejarah bersorak riuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih di hari yang sama, Historia A mendapat jadwal bertanding malam, jam 7 tepat melawan Sasindo 09.  Sepanjang babak, Historia A tampil sangat cemerlang.  Walau sempat kecolongan satu gol terlebih dulu, Historia A mampu membalikkan kedudukan dan memenangi pertandingan dengan skor 3-1.  Kemenangan ini tak lepas dari koordinasi pemain dan manejer tim, Bowo.  Berkat pemikiran dan sarannya lah Historia tampil apik.  Usai pertandingan ini Historia A sudah ditunggu Antro B yang mendapatkan bye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/S58u_FPIrXI/AAAAAAAAAKI/LDmfQXkeJ9Y/s1600-h/DSC00151.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/S58u_FPIrXI/AAAAAAAAAKI/LDmfQXkeJ9Y/s320/DSC00151.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449125735413886322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dukungan suporter sejarah yang setia menyemangati baik saat atau sebelum pertandingan seharusnya perlu ditiru oleh suporter-suporter jurusan lain.  Mereka merelakan waktu dan energinya demi melihat teman-temannya berjuang.  Bahkan mereka juga dapat dikatakan ikut berjuang, karena terbukti mampu meningkatkan peforma permainan tim.  Teriakan, jeritan serta glothekan yang mereka buat itu akan membuat pihak musuh gentar, sehingga mudah dikalahkan.  Malahan, saking semangatnya mereka ada yang memasuki lapangan, sehingga memaksa wasit memberi peringatan.  Namun begitu, suporter sejarah yang terdiri dari berbagai angkatan itu sepantas nya diteladani jurusan lain.  Melalui suporter itu lah rasa persatuan terbentuk dan mampu mempererat hubungan antar angkatan dalam jurusan. Mungkin di tahun mendatang perlu diadakan penghargaan bagi suporter terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pertandingan jam ke dua, Historia A dan B mengalami nasib yang kurang mengenakkan. Keduanya harus rela terdupak, setelah bermain menawan dilaga pertama.  Historia B harus mengakui keunggulan Onta Arab karena ditundukkan 3-1.  Satu-satunya gol tunggal dari sejarah diciptakan oleh Sidik, menyusul kemudian gol balasan dibabak pertama, memaksa kedudukan berakhir 1-1 sampai turun minum.  Saking asiknya mencari peluang untuk memimpin kedudukan, historia B justru harus menelan pil pahit setelah Ringgo, sang penjaga gawang kemasukan gol.  Bahkan dimenit akhir pertandingan striker arab, Zamzam mampu mencetak gol tambahan yang membuat mental Historia B drop.  Terpaksa, hingga pertandingan berakhir, kedudukan tetap bertahan 3-1 membuat historia B tersingkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasib serupa juga dialami Historia A.  Dengan susunan pemain lebih mumpuni, tim A justru tak bisa menerobos Perenam final dengan mudah.  “Kami sebenarnya sudah bermain bagus, namun sayang kami lupa mencetak gol”, begitu canda Rian, salah seorang pemain Historia A usai kalah tipis 2-1 dari Antro B.  Apabila dilihat dari statistik pemain dan permainan, tim A memang lebih diunggulkan.  Maka dari itu tidak alasan lain selain dewifortuna yang belum berpihak kepada sejarah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107216779283336724-8354181795156053306?l=ndarusih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/8354181795156053306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2010/03/historia-hanya-belum-beruntung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/8354181795156053306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/8354181795156053306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2010/03/historia-hanya-belum-beruntung.html' title='HISTORIA hanya BELUM BERUNTUNG'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/S58tU9FdVjI/AAAAAAAAAKA/5aiFLTNf0cw/s72-c/historia_futsal.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724.post-1106736713837368640</id><published>2010-01-10T20:57:00.000-08:00</published><updated>2010-01-10T21:43:37.549-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Ketoprak Tobong Kelana Bhakti Budaya</title><content type='html'>oleh: ndaru sih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mutakhir ini budaya tradisional kita sedang mendapat perhatian dari masyarakat domestik dan manca. Semenjak klaim-klaim kebudayaan seperti malaysia, kita menjadi sadar jika kebudayaan itu milik kita dan siapa lagi kalau bukan kita yang mewarisi.  Namun begitu, tidak dapat dipungkiri jikalau sekarang kita juga sedang mengalami krisis menghargai warisan kebudayaan. Kebanyakan dari kita secara sadar atau tidak telah memilih kebudayaan asing (eropa, cina dan jepang) dari pada kebudayaan nenek moyang kita sendiri. Dalam hal ini kita tidak bisa menyalahkan siapa-siapa, karena transformasi budaya merupakan hal yang wajar terjadi apalagi di era globalisasi seperti saat ini. Namun kita juga tidak boleh berpangku tangan melihat warisan budaya kita kalah. Sebisa mungkin kita harus mempertahankan. Seiring dengan perkembangan zaman, seharusnya kita mampu menerapkan isu-isu aktual dalam kebudayaan kita. Sehingga motif kebudayaan senantiasa update atau tidak ketinggalan zaman. Karena selera masyarakat dulu dan sekarang memang berbeda. Mungkin dengan menuruti selera masyarakat sekarang kebudayaan kita akan lebih diminati khalayak.&lt;br /&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/S0q6E5P5x5I/AAAAAAAAAJs/nfQ4e0isHPU/s1600-h/DSCI3999.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/S0q6E5P5x5I/AAAAAAAAAJs/nfQ4e0isHPU/s320/DSCI3999.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425353294370949010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketoprak merupakan contoh warisan budaya yang hampir punah. Di Kediri, Jawa Timur perkumpulan ketoprak masih dipertahankan sampai sekarang. Kelana Bhakti Budaya merupakan generasi ketoprak tobong yang sudah ada sejak tahun 1960-an.  Saat perkumpulan-perkumpulan ketoprak lain mulai bangkrut, Kelana Bhakti Budaya lahir dengan niatan suci: mempertahankan budaya leluhur. Hanya niat tulus ikhlas lah yang mendasari semangat dari tiap anggota. Buktinya mereka tetap setia melakoni pentas keliling, walau dengan imbalan sedikit. Mereka juga rela di kala siang harus berkerja sambilan, menjadi tukang bangunan, tukang batu atau pekerjaan buruh lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelana Bhakti Budaya yang didirikan pada tahun 2000 ini melanjutkan generasi ketoprak tobong di Kediri.  Dengan tertatih-tatih perkumpulan ini berdiri ditengah zaman televisi dan komputer.  Di saat perkumpulan ketoprak sejenis banyak yang bangkrut, perkumpulan ini justru banyak berbenah diri.  Sebelumnya perkumpulan ketoprak ini bernama Sri Budoyo (1992), kemudian berganti nama menjadi Candra Kirana (1994).  Sebenarnya ketoprak ini sempat vakum ditahun 1999, namun berhasil bangkit lagi berkat usaha keras bapak Dwi Tartiyasa, pemilik ketoprak ini sekarang. Yang menarik dari perkumpulan ketoprak ini adalah : semangat dari para anggota ketoprak tobong yang merelakan hidup matinya di tobong.  Mereka harus pentas berpindah-pindah dengan penghasilan yang sedikit. Belum lagi jika waktu musim penghujan datang, mereka tidak mendapat penghasilan dan hanya mendapat uang makan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertahan ditengah zaman televisi dan komputer, ketoprak tobong tidak mengalami perubahan yang cukup berarti. Inovasi dalam ketoprak tobong sangat kurang, bahkan mungkin lakon cerita dari dulu sampai sekarang masih sama. Mereka tidak bisa memenuhi selera pasar sekarang, mungkin ini lah yang membuat ketoprak banyak kehilangan penonton.  Mungkin juga karena pertunjukan ini digelar pada malam hari, mulai dari jam sembilan sampai setengah dua belas malam. Sehingga banyak orang yang enggan menyaksikan karena lebih baik menggunakan waktu mereka untuk beristirahat.&lt;br /&gt;Seperti yang telah saya sebutkan dibagian isi, jika Kelana Bhakti Budaya adalah satu-satunya ketoprak tobong yang ada di Yogyakarta.  Anggota dan penggemar ketoprak tobong ini hampir 97% adalah orang tua yang sudah berumur 50 keatas.  Melihat hal tersebut bukan berarti saya mengharap ketoprak ini akan mati. Namun pada akhir makalah ini saya mengajak para pembaca untuk tidak melupakan budaya leluhur khususnya ketoprak tobong. Atau bahkan mungkin saudara ikhlas membantu dengan membeli karcis dan menonton pertunjukan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(tulisan ini adalah bagian kesimpulan makalah Ketoprak Tobong Kelana Bhakti Budaya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107216779283336724-1106736713837368640?l=ndarusih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/1106736713837368640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2010/01/ketoprak-tobong-kelana-bhakti-budaya.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/1106736713837368640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/1106736713837368640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2010/01/ketoprak-tobong-kelana-bhakti-budaya.html' title='Ketoprak Tobong Kelana Bhakti Budaya'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/S0q6E5P5x5I/AAAAAAAAAJs/nfQ4e0isHPU/s72-c/DSCI3999.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724.post-5866962885977763837</id><published>2010-01-10T20:36:00.000-08:00</published><updated>2010-01-10T20:44:56.411-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Sejarah Batik</title><content type='html'>oleh: Januar Wida&lt;br /&gt;mahasiswa sejarah UGM&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Batik tulis merupakan salah satu hasil kebudayaan Indonesia yang unik karena teknik pembuatannya yang berbeda dengan seni yang lainnya. Batik tulis menyebar di beberapa daerah di Indonesia dan masing-masing daerah mempunyai ciri khasnya masing-masing. Ciri khas tersebut dilihat dari motif dan pola hias dari tiap-tiap daerah. Perbedaan-perbedaan motif dan pola hias di tiap-tiap daerah memperlihatkan beragamnya seni masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;Ada beberapa pendapat tentang asal mula batik tulis tulis . Pendapat pertama menyatakan bahwa bati datang pertama di Indonesia di bawa oleh bangsa India bersamaan dengan penyebaran agama Hindu dan Budha. Pendapat kedua menyatakan bahwa batik tulis adalah produk asli Indonesia. Hal ini di dasari oleh alasan bahwa teknik pembuatan batik tulis, yaitu menutup dengan bahan lilin pada bagian-bagian kain yang tidak di beri warna, tidak hanya di kenal di daerah-daerah yang langsung mendapat pengaruh agama Hindhu dan Budha saja, seperti Jawa dan Madura, tetaapi teknik batik tulis juga dikenal di Toraja, Flores, dan Irian Jaya  Pengembangan kesenian India di Indonesia adalah bangsa Indonesia sendiri. Jadi yang memperkaya kesenian Indonesia adalah orang-orang Indonesia yang telah hidup dan belajar di India untuk beberapa waktu. Jadi jelas bahwa bangsa Indonesia sendirilah yang menciptakan kesenian baru di Indonesia. Ini dibuktikan oleh bangunan-bangunan kuno seperti Borobudur, Prambanan dan sebagainya.  &lt;br /&gt;Sejarah batik tulis di Yogyakarta sangat erat kaitannya dengan keraton karena dari sinilah tonggak sejarah bermulanya perjalanan batik tulis di Yogyakarta pada masa lampau dan kemudian berkembang sampai saat ini. Di Yogyakarta batik tulis sudah ada sejak pemerintahan Sultan Hamengkubuwono I  yang pada waktu itu batik merupakan baju kebesaran yang salah satu fungsinya di pakai untuk kepentingan upacara adat. Batik pada waktu itu disebut juga dengan batik tradisional. Batik tradisional dibedakan menjadi dua golongan , yaitu busana sehari-hari dan busana resmi. Busana sehari-hari adalah busana yang di pakai dalam acara sehari-hari sedangkan busana resmi adalah busana yang hanya dipakai dalam acara resmi saja. &lt;br /&gt;Pada masa lampau batik merupakan cerminan status sosial karena pada waktu itu batik merupakan barang eksklusif sehingga dapat dilihat bahwa orang yang memakai batik pastilah orang dari kalangan atas. Seperti kita ketahui bahwa masyarakat Yogyakarta pada waktu itu masih erat kaitannya dengan strata sosial. Mereka hidup mengelompok dengan stratanya masing-masing. &lt;br /&gt;Perusahaan-perusahaan batik tulis juga masih di pegang oleh kaum wanita yang biasa disebut dengan juragan batik. Pada mulanya tradisi membatik berasal dari kalangan putri keraton. Putri keraton pada saat itu masih harus mengikuti budaya adat yaitu masa remajanya dilalui dengan cara di pingit. Pingit adalah cara yang digunakan untuk mendidik putri keraton agar menjadi wanita yang seutuhnya. Pada masa pingitan putri keraton dilatih dalam hal kerumahtanggaan seperti: memasak, menyulam dan membatik. Jadi setiap putri keraton pasti bisa membatik.  Maka dari itu sebagian besar wanita keraton banyak yang bisa membatik.&lt;br /&gt;Pada masa kolonial, sebelum Perang Dunia I seluruh bahan kain yang di buat untuk membatik yang berupa kain mori semuanya diimpor dari Eropa khusunya Belanda. Usaha ini di rintis oleh Serikat Dagang Islam pada tahun 1911 yang di wakili oleh Djojoaminoto.  Tujuan lembaga ini adalah untuk membangkitkan semangat wirausaha untuk memperbaiki ekonomi rakyat dan untuk melakukan perlawanan terhadap kolonial. Tentu saja dengan adanya ini maka dunia perbatikan akan lebih maju lagi.&lt;br /&gt;Pada abad XX batik mengalami perkembangan yang pesat. Pembuatan batik mulai menyebar di luar keraton. Pada 1850 ditemukan canting cap dan didukung oleh penemuan warna sintetis pada 1918, Penemuan cat sintesis di Jepang, Jerman, Inggris dan Perancis memberikan pengaruh besar terhadap dunia perbatikan. Bila di negara-negara Barat pabrik tekstile mencelup benang dengan warna sintesis, di Yogyakarta orang menggunakannya dalam proses pewarnaan.batik.  Tetapi penggunaan cat kimiawi di Indonesia mengalami kegagalan, sehingga  pada tahun 1922 pemerintahan kolonial belanda mendirikan Textiel Institut en Batik Proef Station di Bandung. Lembaga ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada perajin. Pada tahun 1927 batik mengalami kemajuan, sehingga membuktikan bahwa usaha yang di lakukan oleh pemerintah kolonial Belanda telah berhasil. &lt;br /&gt;Pada tahun 1927 ketika Belanda mulai berhasil mengembangkan usaha batiknya, Jepang mulai mengekspor mori ke Indonesia, hal ini menggeser kedudukan pasar mori Belanda.  Sistem penyaluran produk impor ini melibatkan para pedagang Cina dan Arab. Segi pemasaran produk batiknya dikuasai oleh cina dan menjualnya dengan cara ijon. Oleh karena itu para pengusaha batik berusaha keluar dari situasi ini dengan cara mendirikan koperasi. Sehingga pada tahun 1939, di surakarta didirikan gabungan koperasi batik, yang bertujuan dapat membeli mori dan bahan batik langsung dari Importir. Gabungan koperasi batik kemudian mengusahakan impor sendiri mori dan bahan batik dan berupaya mendirikan pabrik mori secara mandiri.  Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sudah mengenal cara berdagang yang baik. Koperasi ini semakin lama semakin berkembang.&lt;br /&gt;Perkembangan koperasi ini hanya sampai sekitar tahun 1942 pada saat pendudukan Jepang. Pada saat itu Jepang memerintah dengan cara militeristik dan memusatkan semua kegiatannya pada perang  Hal ini pasti akan sangat berpengaruh pada perkembangan batik tulis dan batik cetak di Indonesia khususnya Yogyakarta.. Para pengusaha batik tulis akan kesulitan mendapatkan bahan baku untuk pembuatan batik tulis. Impor kain mori macet total pada saat itu. Setelah tahun1950 barulah produksi batik tulis sedikit demi sedikit kembali bangkit, hal ini karena adanya campur tangan dari pemerintah Indonesia dengan mendirikan Balai Penyelidikan Batik Yogyakarta di bawah pengawasan pusat Jawatan Perindustrian di Jakarta.  Lembaga ini bertugas memberikan bimbingan tentang pembuatan batik yang baik dan benar, sehingga kualitas batik akan semakin meningkat.&lt;br /&gt;Pada tahun 50-an batik tulis mengalami perkembangan yang signifikan. Baru pada tahun 70-an sampai tahun 80-an batik mengalami perkembangan yang pesat. Produksi batik tidak hanya di buat baju saja tetapi dibuat berfariasi seperti busana modern (kemeja, rok, blus dan lain-lain), elemen interior (taplak meja, seprei, korden dan lain-lain), cinderamata (dompet, tas, dan hiasan dinding). Pada tahun ini terjadi perubahan bentuk dan fungsi batik tulis. Jika dulu batik tulis berbentuk persegi panjang, bujur sangkar, dan segitiga namun sekarang sangat bervariasi dengan seni hias yang berbeda. Demikian juga dilihat dari fungsinya, jika dulu kain batik tulis hanya di gunakan sebagai pakaian saja tetapi sekarang kain batik tulis di gunakan sebagai cinderamata, elemen interior dan lain-lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107216779283336724-5866962885977763837?l=ndarusih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/5866962885977763837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2010/01/sejarah-batik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/5866962885977763837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/5866962885977763837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2010/01/sejarah-batik.html' title='Sejarah Batik'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724.post-9093665297909019601</id><published>2009-12-28T18:42:00.000-08:00</published><updated>2009-12-28T19:32:36.951-08:00</updated><title type='text'>2008 the Champion this Year</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/Szl1ZXpODOI/AAAAAAAAAJk/oT232O-a0N0/s1600-h/DSC01271.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/Szl1ZXpODOI/AAAAAAAAAJk/oT232O-a0N0/s320/DSC01271.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420492705221184738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Futsal antar angkatan di jurusan sejarah merupakan even tahunan yang menyenangkan. Pada turnamen 2009 kemarin, futsal antar angkatan kembali diadakan di Next2, jalan Solo. Tiap angkatan jurusan sejarah mengirimkan minimal satu tim. Dan pertandingan pun digelar selama 2 hari, tanggal 16 dan 17 Oktober 2009. &lt;br /&gt;Cuaca yang cerah, membuat jalannya pertandingan lancar. Jadwal pertandingan yang sudah disusun dapat dilakoni dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai partai pembuka digelar pertandingan 2008 vs 2009 dan wasit ditukangi oleh mas Budi dan Asep. Hasil pertandingan ini dimenangkan angkatan 2009 dengan skor 3-1. Gol satu-satunya angkatan 2009 dicetak oleh Panji, sedangkan ankatan 2008 dua gol diarsiteki oleh Cristian dan satu gol dari pemain bertahan, ndaru. Pertandingan ini mengawali debut panas jalannya turnamen hari pertama, mulai pukul 8 pagi sampai jam 12 siang. Namun sebelumnya sempat terhenti dua jam karena lapangannya dipakai.&lt;br /&gt;Pada hari kedua pertandingan makin seru dan panas. Prediksi kemenangan pun sudah dapat ditentukan. Dua tim yang mendominasi kemenangan pada pertandingan ini adalah 2007 dan 2008. Padahal sebelumnya angkatan 2006 yang mengirimkan dua tim,sempat membuat tim angkatan lain merinding. Pasalnya pemain-pemain dari 2006 adalah jebolan dari tim futsal Nitro Fc yang notabenenya gabungan pemain-pemain terbaik se FIB UGM. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertandingan pun menarik sampai partai final. Dua tim yang masuk final adalah 2007 dan 2008. Pada pertandingan final ini kedua tim bermain sangat hati-hati. Pada pertemuan sebelumnya tim 2008 kalah 1-0. Namun pada pertandingan ini 2008 dapat mematahkan serangan Asep dkk. Pertandingan pun ditutup dengan sekor 2-1 untuk kemenangan 2008.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107216779283336724-9093665297909019601?l=ndarusih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/9093665297909019601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/12/2008-champion-this-year.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/9093665297909019601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/9093665297909019601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/12/2008-champion-this-year.html' title='2008 the Champion this Year'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/Szl1ZXpODOI/AAAAAAAAAJk/oT232O-a0N0/s72-c/DSC01271.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724.post-6450382863988235090</id><published>2009-09-08T19:43:00.000-07:00</published><updated>2009-09-08T19:57:10.176-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Jati Diri Baru Mahasiswa</title><content type='html'>oleh Radit Dukarno&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Idealisme mahasiswa sikap pantang menyerah untuk mentransformasikan bentuk ideal cita-citanya menjadi kenyataan. Seperti yang dikmukakan oleh Lewis Coser, mahasiswa adalah “orang-orang yang kelihatanya tidak pernah puas menerima kenyataan sebagaimana adanya”. Mereka mencari dan mempertanyakan kebenaran yang berlaku di suatu saat, dalam hubungannya dengan kebenaran yang lebih tinggi dan lebih luas. Definisi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mahasiswa adalah individu yang sedang melakukan serangkaian kegiatan dalam rangka menempuh suatu program pendidikan. Mahasiswa secara luas adalah pembaharu bagi kemajuan dan penopang hidup masyarakat. Sebagai kelompok intelektual-teknokrat, mahasiswa berpeluang untuk berada dalam posisi terdepan dalam proses perubahan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SqcXJvucZXI/AAAAAAAAAJQ/KB8-fQr2Vm0/s1600-h/IMGP2247.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SqcXJvucZXI/AAAAAAAAAJQ/KB8-fQr2Vm0/s320/IMGP2247.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379293736114873714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pasca 98 pergerakan mahasiswa seperti mati suri, tenggelam dalam euforia keberhasilan menggulingkan rezim otoritarian. Apakah cita-cita ideal tentang kebenaran dan keberpihakan kepada rakyat telah tercapai ? realitanya, “ musuh bersama” masih hidup dan merupakan bahaya laten yang lebih masif. Selama status quo, wajah baru neoliberalisme masih berkuasa cita-cita mahasiswa belum tercapai!. Persoalannya, kemana tongkat estafet idealisme mahasiswa ? Tongkat estafet idealisme rapuh dimakan “rayap-rayap” komersialisasi kampus. Idealisme mereka digadaikan karena biaya kuliah tinggi akibat sistem undang-undang pendidikan yang baru. Pragmatisme mahasiswa ini seperti temuan survei BEM KM UGM terhadap Mahasiswa UGM, yang dilakukan pada bulan April 2009. Survei yang mengambil sampel sebanyak 380 mahasiswa aktif S1 dan D3 UGM ini menemukan bahwa, sebanyak 28,9% responden mahasiswa tidak aktif berorganisasi di lingkup kampus. Bahkan untuk organisasi ekstra kampus, tingkat keaktifan mahasiswa jauh lebih rendah, yaitu sebanyak 78,8% responden. Karakteristik mahasiswa ini diperkuat dengan tipe pilihan tema kegiatan. Self Motivation, Kewirausahaan, dan Tips Berkarir adalah tiga tema utama yang paling digemari mahasiswa untuk memilih suatu kegiatan. Sementara isu-isu pendidikan seperti UU BHP, Pemilu kurang diminati. Semua temuan tersebut mengindikasikan kecenderungan mahasiswa yang hanya berpikir untuk pengembangan dirinya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Hasil jajak pendapat seperti ini juga terekam dalam survei BEM KM UGM yang mengambil sampel 345 responden, tentang persepsi mahasiswa baru UGM terhadap aktivitas kampus. Generasi mahasiswa mendatang di perkirakan akan kehilangan kultur aktivis. Ekspresi tersebut ditunjukan oleh 57,60 % &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;responden yang tidak setuju terhadap aksi demonstrasi jika pihak universitas menaikan biaya kuliah. Demonstrasi, aksi legendaris mahasiswa bentuk perwujudan ketidakpuasan ketika semua tidak berjalan ideal. Ironisnya mengalami paradoksial, sinarnya akan segera redup. Penegasan terhadap kondisi demikian terefleksikan, pada minat masuk organisasi pergerakan dimata mahasiswa baru sangat kecil. Hanya 5 % responden yang berminat menjadi aktivis. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mahasiswa bukan hanya terdaftar secara administratif dan belajar di perguruan tinggi. Mahasiswa juga harus menuntut transparansi dan pengelolaan keuangan dari pihak universitas. Hasilnya 57,60 responden menjawab setuju terhadap masalah transparansi keuangan. Semantara itu pemahaman mahasiswa terhadap isu non akademis, menunjukan fakta yang menarik. Sebanyak 40,50 % responden menjawab kurang setuju dan 3,40 % sangat tidak setuju terhadap masalah relokasi pkl oleh pihak univesitas. Sebaliknya 52,50 % responden menjawab setuju dan 3,40 % menjawab sangat setuju. Bila diakumulasikan data mahasiswa yang respect terhadap masalah pkl memang masih tinggi tetapi selisihnya tipis dengan mahasiswa yang kontra. Ada indikasi bahwa mahasiswa apatis terhadap permasalahan sosial. Orientasi mereka hanya terpusat terhadap permasalahan tataran lingkungan kampus. Mahasiswa harus inklusif peka terhadap permasalahan sekitarnya dan kontekstual telibat dalam proses pengawalan keadilan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ada kecenderungan mahasiswa baru akan fokus ke study oriented, disampaikan oleh 54 % responden menjawab setuju akan mempercepat kuliah. Dugaan ini semakin menguat, responden memilih setuju 40,70 % dan sangat setuju 25,40 % tugas utama mahasiswa adalah mengejar IP tinggi. Hal ini menunjukan bahwa pesan mahasiswa baru lebih tertarik pada persoalan individualis dan terjadi reduksi kultur aktivis dikalangan mahasiswa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Komposisi yang seimbang, mahasiwa tidak hanya memiliki IQ yang tinggi tetapi juga diimbangi EQ (kecerdasaan emosi). Bahkan berdasarkan banyak penelitian, IQ&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menentukan sukses seseorang sebesar 20 % sedangkan kecerdasan emosi memberi kontribusi 80 % (Irfan, dkk, 2000:33 dan Ngermanto, 2000:97). Pembangunan karakter mahasiswa tidak hanya duduk dikelas, menghapal perkataan dosen , dan mengejar nilai. Ada dinamika lain yaitu kepemimpinan dan proses pendewasaan, lewat organisasi kemahasiswaan kecerdasan emosi terbentuk. Dunia organisasi mengajarkan mahasiswa untuk mampu bersosialisasi, saling membantu, dan bertukar pendapat. Keuntungan lainya mahasiswa siap diterjunkan ditengah masyarakat dan langsung dengan cepat mengaplikasikan ilmunya.&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Persepsi mahasiswa baru tentang prospek kerja jurusan juga menjadi data yang menarik. Sebanyak 65 % responden menjawab kurang tahu tentang prospek jurusan mereka. Data tersebut mencerminkan mahasiswa baru pesimisme terhapadap masa depan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sistem penerimaan mahasiswa melalui berbagai jalur. Memberi corak warna tersendiri dalam jumlah pemetaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;karakteristik mahasiswa. Akses masuk orang miskin menjadi mahasiswa sangat dikebiri, pintunya lewat SNMPTN yang kuotanya hanya 9 % dan PBOS yang makin raib mendapat jatah 0,5 %. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Disisi lain proporsi kuota swadana terus naik setiap tahun. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Peluang mahasiswa tidak mampu untuk kuliah namun memiiliki kualitas menjadi kecil dan harus melewati persaingan yang keras. Arah tujuan sistem UU BHP semakin mengkerdilkan dan menafikan kesempatan mahasiswa miskin untuk mendapatkan haknya yaitu pendidikan. Semua dibungkus oleh komersialisasi kampus, menuju kampus eksklusif dengan pembatas portal barunya. Dunia kampus dipenuhi mahasiswa yang hanya berorientasi pada modal, artinya mereka berusaha mengembalikan uang SPMA yang diberikan pada awal menjadi mahasiswa. Perwujudan karakter mahasiswa &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;hasil komersialisasi kampus dalam bentuk cepat lulus untuk dan langsung bekerja. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Cenderung mahasiswa apatis terhadap keadaan sekitar orientasi mereka hanya kepada uang. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Idealisme mahasiswa &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;harus dipertahankan, itulah kekuatan esensial peran aktif mahasiswa untuk mengawal demokrasi. Satu pertanyaan menarik dari Prof Taufik Abdullah, tentang generasi muda kita, yang didalamnya termasuk mahasiswa yakni: Apakah generasi (muda) ini menjadi epigon dari generasi pendahulunya, sebagai pemikul batu dari bangunan gedung yang sudah selesai?” Jawabnya Tidak! Jati diri mahasiswa sebagai pembaharu dan kritis modal&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;karakter sejati, sebagai generasi penerus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam pengambilan sampel penelitian ini, kami mengguanakan metode sampel acak stratifikasi. Kami membuat polling mengenai tanggapan mahasiswa baru UGM terhadap aktivitas kampus. Populasi mahasiswa baru tingkat sarjana terdiri atas 18 fakultas dengan jumlah 6424 orang. Kami mengambl sampel sebanyak 345 orang mahasiswa baru. Dengan demikian &lt;i style=""&gt;sample fraction &lt;/i&gt;(interval)&lt;i style=""&gt; &lt;/i&gt;pengambilan sampel ini adalah 1/17. Setelah ditentukan angka intervalnya, maka sampel dapat diambil pada setiap interval ke-17 dari nomor induk mahasiswa paling awal pada tiap-tiap fakultas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pengumpulan pendapat melalui kuesioner ini diselenggrakan oleh BEM KM UGM pada tanggal 3-17 Agustus 2009. Sebanyak 362 responden diplih menggunakan sistem stratifikasi proporsional melalui Daftar Induk Mahasiswa. Tingkat kepercayaan 95 %.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SqcZJEmsKJI/AAAAAAAAAJY/p8YrHOW8uIs/s1600-h/Capture.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 516px; height: 345px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SqcZJEmsKJI/AAAAAAAAAJY/p8YrHOW8uIs/s320/Capture.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379295923562883218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="Object_x0020_5" spid="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;margin-left:0;margin-top:0;width:424.8pt;height:238.35pt;" bwpure="highContrast" bwnormal="blackTextAndLines"&gt;  &lt;v:fill detectmouseclick="t"&gt;  &lt;v:stroke forcedash="t"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\Netter\LOCALS~1\Temp\msohtml1\04\clip_image001.emz" title=""&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![if gte mso 9]&gt;&lt;o:oleobject type="Embed" progid="MSGraph.Chart.8" shapeid="Object_x0020_5" drawaspect="Content" objectid="_1313994534"&gt;  &lt;o:wordfieldcodes&gt;\s&lt;/o:WordFieldCodes&gt; &lt;/o:OLEObject&gt; &lt;![endif]&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107216779283336724-6450382863988235090?l=ndarusih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/6450382863988235090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/09/jati-diri-baru-mahasiswa.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/6450382863988235090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/6450382863988235090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/09/jati-diri-baru-mahasiswa.html' title='Jati Diri Baru Mahasiswa'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SqcXJvucZXI/AAAAAAAAAJQ/KB8-fQr2Vm0/s72-c/IMGP2247.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724.post-8030191813578787882</id><published>2009-06-15T20:59:00.000-07:00</published><updated>2009-06-15T21:29:16.020-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Ujian Akhir semester 2 : cobaan yang berat</title><content type='html'>oleh : ndaru sih wahyono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temen-temen sejarah angkatan 2008, sebelum melaksanakan ujian semester 2 yang dilakukan tanggal 15 sampai 24 juni, digemparkan dengan tugas historiografi indonesia yang sangat berat penyelesaiannya. Bahakan waktu seminggu yang diberikan untuk belajar dan hari tenang hanya digunakan untuk merampungkan tugas tersebut. "Wahhh.....", Begitu keluh Topik, salah satu mahasiswa sejarah. Ia merasa tugas ini terlampau sulit untuk dilupakan dari masa tenang ini. Belum lagi dalam seminggu ini ia juga melakoni kunjungan ke perpus Nas Jakarta, pulangnya hari kamis, dia ikut kunjungan ke candi Sukuh di kaki Gunung Lawu. Minggu mendekati ujian ini benar-benar melelahkan bagi kami.&lt;br /&gt;Tanggal 15 telah tiba, kami menghadapi serentetan ujian. Dimulai dari bahasa belanda 3, kemudian bahasa belanda 4. Mata kuliah bahasa belanda sangatlah sulit. Sejak pertama kami mempelajarinya sampai sekarang tetep sulit, walau udah dicoba dipahami, dipraktekaan tapi tetep juga sulit. Buat bahasa belanda tidak ada kata lain selain &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sulit&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Saat ini kami sedang mencapai tahap ke dua, alias hari ketiga dan mata kuliah yang hendak kami hadapi dengan bobot 5 sks. Mata kuliah kami ini bernama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sejarah indonesia sebelum abad ke-16&lt;/span&gt; yang diampu oleh Pak Baha'udin. Sebenarnya kami sangat senang dan antusias dengan mata kuliah ini, karena selain menarik penyampaiyannya juga enak. Namun kami tercengang ketika mengingat materi yang dibahas. Selain banyak juga perlu ingatan semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa saja buat kami, semoga kami dapat mengarungi ujian dengan lancar .. Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107216779283336724-8030191813578787882?l=ndarusih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/8030191813578787882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/06/ujian-akhir-semester-2-cobaan-yang.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/8030191813578787882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/8030191813578787882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/06/ujian-akhir-semester-2-cobaan-yang.html' title='Ujian Akhir semester 2 : cobaan yang berat'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724.post-1076500764738514734</id><published>2009-05-29T21:27:00.000-07:00</published><updated>2009-05-29T21:39:50.808-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Menjadi Mahasiswa Aktif, Kreatif dan Berakhlak Mulia</title><content type='html'>by : ndaru sw&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;Kita bukanlah anak SMA lagi. Mahasiswa dituntut kreatif, mempunyai karakter dan berkepribadian mulia. Mahasiswa tidak hanya berangkat kuliah, pulang, mengerjakan tugas, esoknya berangka kuliah lagi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: arial;"&gt;Saya tidak mengira bisa masuk di UGM dan diterima menjadi mahasiswa di jurusan sejarah. Menjadi mahasiswa UGM adalah impian saya sejak kecil. Sehingga saya tidak mau mensiasiakan kesempatan emas ini. Saya ingin menimba ilmu sebanyak-banyaknya di sini, tidak hanya mencari pangkat, melainkan juga wawasan dan kemampuan. Karena mahasiswa adalah penerus bangsa dan nasib bangsa esok ada ditangan kita.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SiC2n2J0F5I/AAAAAAAAAI8/17AqMdFqFEo/s1600-h/DSC00069.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SiC2n2J0F5I/AAAAAAAAAI8/17AqMdFqFEo/s320/DSC00069.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341469953729238930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Menjadi Mahasiswa yang baik tidaklah mudah. Mahasiswa harus aktif, respect terhadap lingkungannya. Faktanya banyak para mahasiswa sukses dibidang akademika namun nol untuk lingkungannya. Terbukti saat ada kegiatan karang taruna kampung, kebanyakan yang aktif disitu adalah pemuda-pemudi bukan mahasiswa. Atau ini mungkin karena banyak diantara mereka yang kos? Namun dari mahasiswa yang kos pun sedikit yang aktif dalam organisasi. Mereka sibuk dengan urusan tugas dan bermain. Memang bermain itu perlu atau alangkah baiknya jika kita bermain sambil belajar. Mutakhir ini orang dituntut untuk melek media, kita harus dapat menggunakan media misal audio-visual untuk presentasi dan dokumentasi. Seorang mahasiswa humaniora atau sastra akan bagus jika menekuni hal tersebut toh selain juga aktif dalam media press.&lt;br /&gt;Selain aktif mahasiswa juga perlu kreatif. Aktif tanpa kreatif rasanya seperti minum teh tanpa gula, jadi bersikap aktif berdampak baik namun kurang manis atau berhasil. Seorang yang kreatif akan mudah menyelesaiakan masalah demi masalah. Sifat kreatif ini sering dianggap sifat bawaan. Namun menurut saya itu tidak sepenuhnya benar. Yang mempengaruhi sifat ini adalah faktor lingkungan dan kebiasaan. Apabila kita membiasakan diri kita untuk mencari terobosan, inovatif kita akan dapat sifat itu. Sifat kreatif contohnya menggalang dana untuk kegiatan dengan mengadakan pentas seni dan penontonnya diharap menyumbang. Membuat blog komunitas angkatan yang memiliki koneksi ke universitas lain sehingga terjalin komunikasi aktif. Atau mungkin mengumpulkan tugas dengan media audio-video dalam VCD,  tentunya ini untuk tugas seperti laporan kunjungan atau sejenisnya. Yang jelas tindakan kreatif jangan sampai mempersulit kita.&lt;br /&gt;Sifat kreatif melahirkan sikap kritis yang diperlukan seorang mahasiswa. Saya memang belum mempunyai sikap kritis. Namun saya bertekad untuk memilikinya.  Karena dengan bertindak semacam tu akan memperkuat pendirian dan mental kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi sifat yang harus dimiliki setiap mahasiswa adalah berakhlak mulia. Menjadi pintar tanpa akhlak yang baik malah akan membahayakan. Korupsi mungkin menjadi bukti gagalnya pendidikan akhlak. Atau yang lebih dekat misalnya tawuran antar mahasiswa, skandal, narkoba dll. merupakan catatan hitam dalam dunia mahasiswa. Penyebab dari itu semua adalah kurangnya perhatian moral pada mahasiswa. Namun untuk meluruskannya sulit, perlu kesadaran dari diri masing-masing. Mahasiswa tidak hanya mementingkan akademik semata namun juga perlu spiritual. Selain itu kita juga harus memiliki rasa kebersamaan, tenggang rasa dan saling bantu membantu agar terjalin hubungan baik antar mahasiswa. Jadi No anarki, No tawuran just peace lovers. Hidup Mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107216779283336724-1076500764738514734?l=ndarusih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/1076500764738514734/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/05/menjadi-mahasiswa-aktif-kreatif-dan.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/1076500764738514734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/1076500764738514734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/05/menjadi-mahasiswa-aktif-kreatif-dan.html' title='Menjadi Mahasiswa Aktif, Kreatif dan Berakhlak Mulia'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SiC2n2J0F5I/AAAAAAAAAI8/17AqMdFqFEo/s72-c/DSC00069.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724.post-208020893578176339</id><published>2009-05-29T20:46:00.000-07:00</published><updated>2009-05-29T21:23:17.890-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kunjungan'/><title type='text'>Museom Sanabudaya, Yogyakarta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SiCtUwFMnfI/AAAAAAAAAIs/zPNImECs-P0/s1600-h/huruf_m.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 93px; height: 97px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SiCtUwFMnfI/AAAAAAAAAIs/zPNImECs-P0/s320/huruf_m.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341459730077097458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;useum adalah suatu tempat untuk menyimpan benda-benda kuno atau bersejarah.  Berbeda dengan arsip yang menyimpan barang-barang berupa dokumen atau sejenisnya agar tidak musnah dan dapat digunakan kembali sebagai bahan referensi penulisan sejarah. Jadi kita harus dapat membedakan antara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Museum"&gt;museum&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Arsip"&gt;arsip&lt;/a&gt;. Dibanding Arsip, museum lebih menitikberatkan pada aspek pertunjukan dari pada segi keaslian atau keautentikan suatu peninggalan.&lt;br /&gt;Di Indonesia terdapat banyak sekali museum, di jawa saja ada puluhan baik tingkat lokal atau provinsi.  Museum berasal dari bahasa yunani, Mouseion yang berarti tempat kedudukan bagi Mousa. Mousa adalah sebutan anak-anak dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Zeus"&gt;dewa Zeus&lt;/a&gt; yang ditinggikan. Mereka menguasai perhal seni dan ilmu pengetahuan yang diwariskan yang amat sangat berguna. Untuk itu secara etimologi dapat dikatakan museum merupakan tempat untuk menimba ilmu pengetahuan dan seni kehidupan masa lalu karena merupakan warisan yang harus dijaga.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Sanabudaya Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sanabudaya (sonobudoyo) adalah salah satu museum yang ada di Yogyakarta. Museum ini merupakan kelanjutan dari Java Institut yang dibentuk Belanda pada tahun 1919. Sanabudaya berasal dari kata sana dan budaya. Sana berasal dari kata sasana (sosono) yang berarti tempat, sedangkan budaya (budoyo) berarti memiliki unsur budaya. museum ini terletak di Jalan Trikora 6 Yoyakarta, atau lebih tepatnya di utara alun-alun lor keraton Yogyakarta. Pada awalnya museum ini diprakarsai oleh tiga orang belanda Ir. Tn. Karsten, PHW. Sitsen dan Koperberg.  Berdasarkan kongres di Java Institut mereka mengambil keputusan untuk mendirikan sebuah museum di Yogyakarta. Kemudian mereka bekerja sama dengan PH. Hadiningrat dan menghadap Sri Sultan Hamengku Buwono VIII untuk meminta ijin mendirikan museum di Yogyakarta. Mereka melihat kebudayaan jawa sangat banyak dan semakin hari kian tidak diperhatikan.  Mereka khawatir jika hasil kebudayaan tersebut hilang atau pindah tempat. Sri Sultan Hamengku Buwono VIII menyetujui gagasan tersebut dan memberikan tanah di dekat keraton jogja agar banyak dikunjungi orang.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SiCzY4dkO_I/AAAAAAAAAI0/O8ZGJbuAfkk/s1600-h/DSC00632.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SiCzY4dkO_I/AAAAAAAAAI0/O8ZGJbuAfkk/s320/DSC00632.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341466398116035570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Letak museum yang strategis, hanya beberapa puluh meter dari utara keraton jogja memang memudahkan pengunjung menjangkau tempat ini. Namun data statistic menunjukkan pengunjung kian waktu kian menipis. Bahkan ditahun 2001 jumlah pengunjung satu tahun hanya sekitar 20.000 orang.&lt;br /&gt;Museum ini resmi berdiri pada tahun 1934 menggunakan tanah bekas hadiah dari Sultan kepada abdinya. Dalam tahun jawa waktu berdirinya museum tersebut digambarkan dalam sengkalan “Buta Ngrasa Esthining Lata” yang berarti tahun 1865. Museum ini dikemas dalam tradisi jawa, bangunan museum berupa joglo lengkap dengan emperan dan pintu masuknya khas kerajaan.&lt;br /&gt;Foto : ndaru sedang mendengarkan instruksi pemandu di pendapa masuk museum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1939 – 1940 museum sanabudaya direnovasi.  Gedung diperluas dengan sebuah pendapa di sebelah timur museum dan dibuka pula sekolah kerajinan tangan. Gedung yang semula sederhana kini dipacak dengan kaca di emperannya,  ruang pertunjukan pun ditata ulang. Bahkan pada malam hari kecuali hari kamis pukul 20.00 – 22.00 WIB diadakan pagelaran wayang kulit berdurasi singkat. Untuk menikmati pertunjukan ini dikenakan biaya Rp 20.000.  Hal ini dilakukan untuk menarik para pengunjung selain juga melestarikan budaya jawa. Namun usaha ini tidak mendapatkan respon positif dari kalangan masyarakat. Bahkan kebanyakan dari para pengunjung adalah turis asing, jarang sekali turis domestic turut menikmati wayang.  &lt;br /&gt;Sebenarnya benda-benda yang dikoleksi di museum ini dapat dibilang lengkap dan tua. Kebanyakan berupa hasil budaya dari daerah di Jawa, Sunda, Bali, Madura dan Lombok. Sejak berdirinya museum ini mendapatkan dana dari pemda setiap tahunnya. Dana tersebut digunakan untuk merawat, memperbaiki dan membeli barang-barang kuno yang sangat berharga. Barang-barang kuno tersebut sebenarnya masih banyak berada disekitar kita. Namun kita tidak tahu harus bagaimana atau tidak rela kehilangan benda tersebut.  Sehingga harus dibeli dengan materi. Hal ini menunjukkan kesadaran kita terhadap akuisisi sumber sejarah masih kurang.&lt;br /&gt;Foto : wayang diponegoro yang tiada duanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai tahun 2000 para pengiat museum mulai memikirkan bagaimana supaya museum banyak dikunjungi orang. Mereka menilai desain tata ruang di museum perlu ditata ulang. Mereka ingin meniru gaya museum modern yang menggabungkan aspek kenyamanan dengan tujuan utama. Pada sela ruang pertunjukan diperlukan sebuah panggung hidup, warung dan kios yang menjual barang-barang kerajinan (bukan benda kuno yang dilindungi).  Konsep ini sudah banyak dipakai di luar negri seperti museum Louvre di Paris, Hermitage di Leningrad, Uffizi di Florence dan Prado di Madrid.  Semua itu adalah museum-museum kuno atau bahkan bangunan museum sendiri harus dimuseumkan. Namun bukan berarti barang-barang kuno yang ada didalamnya lebih baik dari tempat kita. Sanabudaya misalnya, museum ini memiliki daya tarik yang luar biasa. Bangunan beratap joglo yang tua, gapura semar tinandu yang unik dan masih ditambah pula gapura-gapura lain bergaya bali.  Gapura candi bentar dan paduraksa ditambah lagi patung dwarapala dari candi kalasan yang tiada duanya. Belum lagi barang-barang koleksinya mulai dari zaman batu hingga logam yang menunjukan perkembangan zaman.&lt;br /&gt;Koleksi – koleksi benda yang terdapat di museum Sanabudaya secara kategori ilmu yang mengkaji sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Geologika adalah benda yang menjadi obyek ilmu geologi. Contohnya : batuan, mineral, fosil, permata dll.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Biologika meliputi benda yang merupakan obyek penelitian ilmu biologi. Antara lain : tengkorak dan kerangka hewan, tumbuhan dan manusia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Etnografika mengkaji benda-benda yang merupakan hasil budaya suatu etnis atau wilayah tertentu, misalkan Kacip.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Arkeologika, dapat digunakan untuk meneliti kehidupan zaman pra sejarah sampai masuknya budaya barat. Misalnya cermin tembaga yang digunakan pada masa sebelum mengenal barat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Historika adalah benda yang bernilai sejarah dan dapat digunakan menjadi obyek penelitian untuk merekuntruksi masa lalu. Misalnya senapan, meriam, peluru dll.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Numismatika berupa mata uang atau alat tukar pada masa lampau. Contohnya uang logam cina dan uang kertas kuno.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Filologika adalah benda koleksi menjadi obyek penelitian filologi. Misalnya naskah kuno, tulisan jawa kawi, dll.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keramik adalah koleksi barang yang terbuat dari tanah liat yang dibakar, digunakan untuk memasak atau perkakas. Contohnya : Ketel, Guci dll.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seni Rupa contohnya seperti lukisan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Teknologika menggambarkan kondisi perkembangan teknologi dari benda-benda seperti Gramaphon, mesin ketik dll.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sumber bacaan :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Catatan kunjungan di museum pada 4 Maret 2009.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Brosur museum Sanabudaya Yogyakarta &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0306/15/seni/370953.htm"&gt;www.kompas.com/memberdayakan-museum&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.tembi.org/dulu/sanabudaya_1939/index.htm"&gt;www.tembi.org/peresmian-museum-sanabudaya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107216779283336724-208020893578176339?l=ndarusih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/208020893578176339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/05/museom-sanabudaya-yogyakarta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/208020893578176339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/208020893578176339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/05/museom-sanabudaya-yogyakarta.html' title='Museom Sanabudaya, Yogyakarta'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SiCtUwFMnfI/AAAAAAAAAIs/zPNImECs-P0/s72-c/huruf_m.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724.post-8671807745577343473</id><published>2009-05-07T20:58:00.000-07:00</published><updated>2009-05-29T20:40:48.994-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resensi'/><title type='text'>Babad Prambanan, Jakarta, Balai Pustaka : 1981</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;oleh : Endi Zulkarnaedi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SgOwVseqxHI/AAAAAAAAAIc/uCoT4GTyNv8/s1600-h/java_prambanan_temple.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SgOwVseqxHI/AAAAAAAAAIc/uCoT4GTyNv8/s320/java_prambanan_temple.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333300270500332658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Perang pun berkecamuk, para prajurit Pengging terdesak mundur karena jumlah para prajurit Prambanan lebih banyak dan bersemangat. Mengetahui prajuritnya terdesak mundur, Prabu Anglingdriya murka dan tidak terima, karena kekalutannya, Prabu Anglingdriya memutuskan untuk turun langsung dalam peperangan melawan Prambanan. Namun niatan Sang prabu ini kemudian tidak disetujui oleh Sang Patih Tambakbaya. Menurutnya, seorang raja harus tetap di istana dan tidak meninggalkan istana untuk berperang selama masih memiliki Patih dan bala tentara. Setelah dinasehati oleh sang guru, yaitu Resi Ki Ajar Rencasa. Sang Prabu Anglingdriya bersedia untuk tetap di istana. Patih Tambakabaya meninggalkan istana untuk mencari jago perang. Di tengah perjalanan ia bertemu dengan seorang pemuda gagah yang bernama Raden Darmamaya. Keduanya bertemu dan Patih Tambakbaya mengutarakan maksud hatinya jika ia tengah mencari jago perang untuk membela Pengging yang telah dipukul mundur oleh pasukan Prambanan. Raden Darmamaya menyanggupi permintaan Patih Tambakbaya.&lt;br /&gt;Akhirnya mereka menuju pulang ke Pengging, namun di tengah perjalanan, Patih Tambakbaya dan Raden Darmamaya dihadang oleh bala tentara Prambanan. Perkelahian tak dapat terelakkan. Meskipun serangan dating bertubi-tubi dari segala penjuru, namun dengan kesaktiannya, Raden Darmamaya mampu membunuh bala tentara Prambanan.&lt;br /&gt;Sesampainya di istana Pengging, Patih Tambakabaya menghadap Prabu untuk memberitakan jika sang jago perang telah ditemukan, yang tak lain adalah Raden Darmamaya. Prabu Anglingdriya senang dengan berita ini, ia pun segera memanggil anaknya. Sang permaisuri pun ternyata jug menruh hati pada Raden Darmamaya. Dengan demikian prosesi pernikahan permaisuri Pengging dengan Raden Darmamaya segera dilangsungkan.&lt;br /&gt;Mengetahui hal ini, Prabu Karungkala murka dan memerintahkan untuk menyerang Pengging. Namun karena kesigapan dari Raden Darmamaya, pasukan Prambanan dapat dikalahkan dan Prabu Karungkala yang saat itu ikut berperang mampu dikalahkan oleh Raden Darmamaya.&lt;br /&gt;Sang permaisuri, Roro Jonggrang mengetahui hal tentang kematian suaminya. Ia bersedih dan seolah tidak terima akan hal yang menimpanya. Ia pun mengadakan sayembara, barang siapa yang mampu memukul mundur pasukan Pengging dari wilayah Prambanan, maka akan dijadikan suaminya. Berita ini terdengar sampai ke telinga Raden Baka, putra dari Prabu Dipanata. Raden Baka yang mengetahui sayembara itu dari Ki Ajar Rencasya bergegas menuju Prambanan untuk menemui Roro Jonggrang. Sesampainya di istana Prambanan, Raden Baka sangat terpukau dengan kecantikan Roro Jonggrang, namun Roro Jonggrang belum mau menrima cinta Raden Baka jika ia belum mampu memukul mundur pasukan Pengging dari wilayah Prambanan.&lt;br /&gt;Prabu Baka mengetahui jika lawan yang dihadapinya, yaitu Raden Darmamaya ternyata masih adik sepupunya sendiri. Ia berniat agar peperangan tidak diteruskan dan memilih jalan damai. Raden Baka mengutus seorang prajurit agar menyampaikan kepada Radeng Darmamaya bahwa saat ini Prambanan dikuasai Raden Baka.&lt;br /&gt;Mengetahui hal ini, Raden Darmamaya menarik mundur pasukannya untuk menghindari peperangan dengan Prambanan. Di kesempatan yang berbeda, cucu Prabu Anglingdriya yang dititipkan kepada Ki ajar rencasya, Raden Bandung telah beranjak dewasa. Ia pulan ke Pengging untuk meminta restu dari san kakek, Prabu Anglingdriya untuk turut berperang melawan Prambanan yang dipimpin oleh Prabu Baka.&lt;br /&gt;Karena telah dikuasai oleh nafsu, Prabu Baka memrintahkan pasukannya untuk menyerang pasukan Pengging. Pasukan Pengging yang dipimpin Raden Bandung melakukan perlawanan. Akhirnya seorang senopati Prambanan yang bernama Bandawasa berhasil dikalahkan oleh raden bandung, sehingga Raden Bandung berubah nama menjadi Bandung Bandawasa.&lt;br /&gt;Mengetahui salah seorang senopatinya tewas, Prabu Baka turun langsung dalam peprangan melawan Pengging yang dipimpin Bandung bandawasa. Karena Bandung Bandawas memang seorang yang sangat sakti mandraguna, Prabu baka dapat dikalahkan.&lt;br /&gt;Bandung Bondowoso bergegas menuju istana Prambanan yang telah ditinggalkan oleh pasukan dan rakyatnya. Sesampainya di istana, ia berjumpa dengan putri yang amat cantik nan rupawan yang tak lain adalah Roro Jonggrang. Bandung Bondowoso langsung terpikat hatinya oleh kecantikan Roro Jonggrang.Roro Jonggrang sudah kehabisan ak&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SgTtVUnF80I/AAAAAAAAAIk/z1gYyeMJ5eY/s1600-h/jonggrang.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: left; cursor: pointer; width: 223px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SgTtVUnF80I/AAAAAAAAAIk/z1gYyeMJ5eY/s320/jonggrang.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333648809279222594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;al untuk menolak cinta Bandung Bondowoso, segala cara telah ia tempuh untuk meyakinkan Bandung Bondowoso jika Roro Jonggrang tidak mencintai Bandung Bondowoso dan merka tidak mungkin dapat bersatu.&lt;br /&gt;Sampai pada suatu ketika, Roro Jonggrang menyanggupi keinginan Bandung Bondowoso untuk memperistrinya. Namun dalam kesanggupannya itu, Roro Jonggrang mengajukan permintaan yang harus dipenuhi oleh Bandung Bondowoso.&lt;br /&gt;Bandung Bondowoso harus membuat seribu candi dalam waktu semalam untuk Roro Jonggrang. Dimana candi tersebut merupakan persembahan untuk Roro Jonggrang. Tanpa berpikir panjang, Bandung Bondowoso menyanggupi permintaan Roro Jonggrang. Jika kita telaah, tentunya persyaratan yang diajukan Roro Jonggrang sangat tidaklah mungkin dapat dilakukan oleh seorang manusia.&lt;br /&gt;Akhirnya dimulailah pembangunan seribu candi itu, dengan kesaktiannya Bandung Bondowoso mengerahkan seluruh pasukan Jin yang dimiliknya untuk membantu dalam pembangunan seribu candi itu. Mengetahui pembangunan candi akan selesai, Roro Jonggrang panik dan khawatir jika Bandung Bondowoso dapat menyelesaikan tugas yang diberikannya. Akhirnya Roro Jonggrang meminta seluruh warganya untuk menumbuk lesung dan membakar jerami kering agar langit tampak kemerah-merahan yang menandakan jika fajar akan muncul.&lt;br /&gt;Mengetahui telah dibohongi Roro Jonggrang, Bandung Bondowoso marah dan sudah habis kesabarannya. Bandung Bondowoso meninggalkan pekerjaannya dan mengutuk Roro Jonggrang menjadi candi yang belum sempat dibuatnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107216779283336724-8671807745577343473?l=ndarusih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/8671807745577343473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/05/babad-prambanan-jakarta-balai-pustaka.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/8671807745577343473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/8671807745577343473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/05/babad-prambanan-jakarta-balai-pustaka.html' title='Babad Prambanan, Jakarta, Balai Pustaka : 1981'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SgOwVseqxHI/AAAAAAAAAIc/uCoT4GTyNv8/s72-c/java_prambanan_temple.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724.post-8786964205455756176</id><published>2009-05-07T20:48:00.000-07:00</published><updated>2009-11-16T19:59:15.516-08:00</updated><title type='text'>BraVo 2008</title><content type='html'>Baru pertama kali mengikuti turnamen, tim futsal sejarah 2008 harus terdupak dipertandingan perdana. Pasalnya dipertandingan kemarin, Selasa 3 Maret 2009 mereka harus menjalani partai derby melawan tim sejarah 2005. Sebenarnya tim 08 lebih siap dari berbagai hal. Ini terlihat dari kostum yang mereka kenakan serta kelengkapan lain seperti deker dan kaus kaki yang tidak dimiliki tim lawan. Begitu juga dari segi permainan mereka bisa dikata lebih rapi. Namun pada babak pertama malah tim lawan yang berhasil mencuri gol memanfaatkan kelengahan lini belakang. Permainan semakin memanas ketika tim 08 mencoba mengejar ketertinggalan. Banyak pelanggaran terjadi namun tidak satupun kartu dikeluarkan wasit. Malahan tim 2008 harus pasrah menerima dua kartu kuning yang diberikan kepada Wida dan Tom, mereka melanggar garis marka saat pergantian pemain. Sungguh sayang sekali sepuluh ribu melayang sia-sia. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SgOsJJ9fMwI/AAAAAAAAAIU/PJWpRSZICbQ/s1600-h/DSC00377.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SgOsJJ9fMwI/AAAAAAAAAIU/PJWpRSZICbQ/s320/DSC00377.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333295657029415682" /&gt;&lt;/a&gt;Beberapa menit kemudian usaha tim 08 membuahkan hasil. Pemain belakang 08 dengan sukses mengecoh kiper lawan menghasilkan gol indah berkat umpan tarik dari Kemin, winger 08. Selanjutnya pertandingan semakin seru dan pelanggaran makin sering terjadi. Namun lagi-lagi wasit tidak memberikan peringatan tegas kepada para pemain. Menjelang menit akhir pertandingan kiper 08, Muhammad Ozy hampir saja berbuat kesalahan fatal. Lemparan bola dari kiper lawan terlepas dari dekapannya dan akan masuk jika dengan cepat tidak dihalaunya. Akhirnya pertandingan pun dihentikan. Kedudukan masih imbang 1 - 1. Adu pinalti pun digelar. Kedua kapten tim menyerahkan line-up para pemainya yang hendak menendang. Menjelang pinalty penonton kian banyak dan bersorak ramai.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pinalty pertama dilakukan dengan tiga kali tendangan secara bergantian. Tendangan pertama dilakukan oleh tim 05 melalui kapten mereka. Tendangan sudah dilakukan, laju bola yang keras tidak dapat diatasi Ozy dengan baik sehingga gol. Begitu juga kiper tim 05 juga tidak kuasa menahan tendangan Sidik, pemain andalan 08 sehingga bola masuk ke gawang dengan cantik. Tiga kali tendangan sudah dilakukan dan belum menentukan tim mana yang berhak melaju dibabak selanjutnya.  Kedua tim berjuang mati-matian mencari kemengangan, harapan sempat muncul dari tim 08 mereka mendapat kesempatan menutup manis adu pinalty itu. Para suporter 08 bersorak ramai berharap pertandingan segera ditutup dengan poin penuh. Namun dewi fortuna tidak memihak tim 08, tendangan kaki kanan sang kapten 08 tidak tepat sasaran, dengan sigap kiper lawan menghalau tendangan itu. Penonton kembali bersorak, pertandingan pembuka tidak kunjung usai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya diadakan tendangan tambahan dan semua pemain diharuskan menendang termasuk pemain pengganti. Lagi-lagi tim 08 mendapat kesempatan emas lewat kaki Muklis, striker tertajam di tim 08. Namun tendangannya jauh dari harapan. Dengan mudah kiper lawan menghalau tendangan tersebut. Akhirnya tiba tim 05 menendang, penonton semakin bersorak ramai. Ozy kewalahan menahan tendangan lawan dan terjadilah gol. Gol tersebut tidak dapat dibalas oleh tim 08 sehingga harus tersingkir dari turnamen perdana mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh : ndaru&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107216779283336724-8786964205455756176?l=ndarusih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/8786964205455756176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/05/bravo-2008.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/8786964205455756176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/8786964205455756176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/05/bravo-2008.html' title='BraVo 2008'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SgOsJJ9fMwI/AAAAAAAAAIU/PJWpRSZICbQ/s72-c/DSC00377.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724.post-93008422034288828</id><published>2009-04-26T19:47:00.000-07:00</published><updated>2009-04-26T20:02:12.243-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='istilah'/><title type='text'>Imperialisme</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SfUfh4nd6TI/AAAAAAAAAIM/CtvDSeasY-w/s1600-h/devilfish.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 295px; height: 306px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SfUfh4nd6TI/AAAAAAAAAIM/CtvDSeasY-w/s320/devilfish.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329200401056917810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSATULA%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Trebuchet MS"; 	panose-1:2 11 6 3 2 2 2 2 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:"Microsoft Sans Serif"; 	panose-1:2 11 6 4 2 2 2 2 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:1627421663 -2147483648 8 0 66047 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"   lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kata imperialisme banyak dipakai untuk menyebut paham bangsa Eropa di masa penjajahan ( &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;age colonialism&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;). Tak terkecuali dengan kerajaan Ratu Willem, Belanda, yang telah menjajah indonesia selama 300 tahun lebih. Istilah imperialisme dikatakan Soekarno dalam bukunya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;“Indonesia Menggugat”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; berarti perluasan daerah jajahan oleh suatu kerajaan baik dengan jalan merampas atau menaklukkan negeri-negeri. Sedangkan Sartono Kartodirjo seorang guru besar sejarah UGM mengatakan imperialisme adalah perluasan kontrol politik ke daerah sebrang dan bersinonim dengan kata &lt;i style=""&gt;kolonialisme&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kedua tokoh tadi mengartikan imperialisme dengan konotasi negatif yang identik dengan keserakahan. Namun apabila kita melihat sejarah pertama kali kata ini dipakai, di Inggris pada tahun 1880 kata ini bermakna positif. Imperialisme berarti usaha untuk mengeratkan kembali hubungan daerah-daerah jajahan yang jauh dan dan mereka memiliki pemerintahan sendiri. &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107216779283336724-93008422034288828?l=ndarusih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/93008422034288828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/04/imperialisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/93008422034288828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/93008422034288828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/04/imperialisme.html' title='Imperialisme'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SfUfh4nd6TI/AAAAAAAAAIM/CtvDSeasY-w/s72-c/devilfish.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724.post-2217606107626270001</id><published>2009-03-05T06:18:00.000-08:00</published><updated>2009-03-05T06:22:30.311-08:00</updated><title type='text'>WELCOME</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Selamat Datang diblog anak Sejarah UGM&lt;/span&gt;. BLOG INi dibuat untuk memposting tulisan hasil latihan kita dalam menulis. Semoga BLOG INi berguna bagi pengunjung sekaliyan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107216779283336724-2217606107626270001?l=ndarusih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/2217606107626270001/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/03/welcome.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/2217606107626270001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/2217606107626270001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/03/welcome.html' title='WELCOME'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724.post-7676014546810697983</id><published>2009-01-30T21:23:00.000-08:00</published><updated>2009-03-05T07:01:02.948-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='musik'/><title type='text'>Bermain musik Piano dan Organ</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/Sa_oDPVBQ3I/AAAAAAAAAHc/R2OXv_d1LPE/s1600-h/WDI.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 291px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/Sa_oDPVBQ3I/AAAAAAAAAHc/R2OXv_d1LPE/s320/WDI.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5309717628045050738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;A&lt;/span&gt;nda yang memiliki organ dirumah entah itu keluaran baru ato jadul (jaman dulu) asalkan tidak rusak pastilah organ anda tersebut menyimpan suara piano. Lalu bagaimana anda mensikapi fasilitas tersebut? Kebanyakan para pengguna enggan menggunakan fasilitas piano untuk bermain musik. Mereka lebih suka memainkan organ dengan setingan chord yang sudah dimiliki organ, karena selain lebih mudah suaranya juga enak didengar. Terlebih dengan organ modern menggunakan disket yang dimana kita tinggal mengisi nada lagu saja, tentunya yang demikian ini kurang menantang. Untuk itu saya disini bermaksud membuat postingan berupa chord (kunci) piano yang tentunya juga sama dengan chord organ. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;Bagi pemula bermain organ ato piano memang sangat sulit. Sebagaimana mengetik, tangan kita terasa pegal2 sesudah memainkannya. Persendian terasa linu, jemari kita terasa sakit itu semua karena kita tak biasa melakukannya. Terlebih pada saat kita berlatih kunci/ chord, tangan kiri kita rasanya menderita sekali. Namun semua kesedihan itu terobati oleh suara denting piano ato organ yang merdu. Kita bisa menghayati suaranya, menemukan ato mencari nada yang pas ato sepadan. Memang bermain musik itu suatu penghayatan yang di tuangkan dalam bidak yang disebut alat musik. &lt;br /&gt;Disini saya mencoba membantu saudara sekaliyan berlatih organ ato piano. Pertama anda harus mengetahui dasar2 kunci / chord piano, kunci yang sering dipakai adalah C, F, G, E, Em, A, Am, D, Dm dan Bm. Adapun kunci2 tersebut termasuk mudah karena menggunakan tiga jari. Apabila anda sudah hapal beberapa kunci tadi sudah dipastikan anda dapat ikut nge-band ato organ tunggal. Lagu2 nya yang populer dimainkan adalah lagu Dewa, Ungu, Peterpan, ato Slank ato munkin lagu yang lain seperti Gaby- tinggal kenangan. Disini saya berikan copy lirik dan chor lagu yang slow dan mudah dimainkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewa ( munajat cinta)&lt;br /&gt;Ungu ( yang terdalam )&lt;br /&gt;Peterpan ( semua tentang kita )&lt;br /&gt;Slank ( ku tak bisa )&lt;br /&gt;Republik ( hanya ingin kau tahu )&lt;br /&gt;Gaby ( tinggal kenangan )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berlatih. Bila ada yang mengganjal berikkan komentar di blog ini ato kirim aja ke ndaru123@gmail.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107216779283336724-7676014546810697983?l=ndarusih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/7676014546810697983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/01/bermain-musik-piano-dan-organ.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/7676014546810697983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/7676014546810697983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/01/bermain-musik-piano-dan-organ.html' title='Bermain musik Piano dan Organ'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/Sa_oDPVBQ3I/AAAAAAAAAHc/R2OXv_d1LPE/s72-c/WDI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724.post-2326581540025961180</id><published>2009-01-30T21:03:00.000-08:00</published><updated>2009-03-16T21:09:23.844-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Nasib bangsa kita ditangan pemimpin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SYPcpzk3bXI/AAAAAAAAAD4/swY4DjnsUNY/s1600-h/nsibkita.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SYPcpzk3bXI/AAAAAAAAAD4/swY4DjnsUNY/s320/nsibkita.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297320197495418226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Banyak orang mengatakan jika nasib bangsa indonesia berada ditangan rakyat.  Sebagaimna semboyan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono “&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bersama Kita Bisa&lt;/span&gt;”. Saya setuju dengan semboyan tersebut, memang untuk membangun negara perlu partisipasi seluruh elemen rakyat. Tetapi kita juga harus tahu siapa yang lebih bertanggung jawab dalam membangun bangsa? Rakyat kah atau Pemimpinnya. Untuk hal ini saya setuju jikalau pemimpin lebih merupakan faktor penentu kemakmuran suatu bangsa dan kemakmuran rakyat adalah buktinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah 63 tahun bangsa kita merdeka, terbebas dari penjajahan namun kita masih tetap merasa terjajah dan menderita. Harga-harga kebutuhan yang semakin mencekik, angka kemiskinan yang tak jelas banyaknya, korupsi dll sungguh semua ini seperti tak ada ubahnya dengan masa kolonial.  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalo begitu apa kita sudah merdeka?&lt;/span&gt; Arti merdeka mungkin sebatas pada penghapusan diskriminasi antar elit masyarakat pada masa revolusi kemerdekaan. Sekarang kondisi bangsa kita tampak mewah, berbagai fasilitas sudah baik dan modern. Namun itu semua akan terasa fana jika mengingat banyak fasilitas yang diimpor dari negara asing, walaupun toh tidak semuanya. Bangsa kita masih terlalu konsumtif terhadap barang asing dan enggan memakai barang negri sendiri. Hal ini lah yang membuat bangsa kita semakin menderita karena keuntungan tidak masuk kas negara melainkan ke negara lain. Kondisi ini membuktikan jika kita masih terjajah. Dan apa yang menjajah adalah skema mutakhir yang rapi dari investor asing yang dibuka lebar oleh pemerintah kita sendiri. Dalam hal ini pemimpin salah. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemimpin yang baik harus berani menendang dan mengganti sistem ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SYPiVlD5o0I/AAAAAAAAAEI/49FJt5yexFw/s1600-h/20080515143011.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 190px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SYPiVlD5o0I/AAAAAAAAAEI/49FJt5yexFw/s320/20080515143011.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297326447071437634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kita tidak bisa menutup mata melihat kelakuan para pemimpin kita. Sebagai contoh KPK pada hari Rabu, 9 April 08 menangkap basah anggota DPR terkait suap dan korupsi alih fungsi hutan lindung. Tentu saja ini membuat rakyat geram, pemimpin yang semestinya melindungi rakyat malah mengkhianati rakyat. Untuk itu hukuman apakah yang harus divoniskan pada wakil kita ini? Belum lagi aparat negara yang seharusnya menegakan hukum malah menjadikannya untuk kepentingan sendiri. Sungguh kondisi yang memprihatinkan, kaum eksekutif dan yudikatif tidak berjalan di tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemimpin adalah orang yang berpengaruh&lt;/span&gt; atau dapat mempengaruhi. Dengan kekuasaannya ia dapat menciptakan program2, kebijakan yang sepenuhnya kehendak dia. Jadi pemimpin harus bisa menjadi hero (pahlawan) menyelamatkan nasib rakyat. Sebagaimana yang pernah ia janji2 kan saat masa kampanye. Pemimpin harus siap menderita demi rakyatnya, sebagaimana Jendral Besar Sudirman dalam perjuangannya. Walaupun sakit kian parah tetapi tetap berjuang membela rakyat yang lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;Sudah saatnya rakyat bangkit, kita belum merdeka, kita harus mengambil alih kursi kekuasaan untuk kesejahteraan rakyat. Karena rakyat adalah kita. Karena nasib bangsa kita di tangan pemimpin.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107216779283336724-2326581540025961180?l=ndarusih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/2326581540025961180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/01/nasib-bangsa-kita-ditangan-pemimpin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/2326581540025961180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/2326581540025961180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2009/01/nasib-bangsa-kita-ditangan-pemimpin.html' title='Nasib bangsa kita ditangan pemimpin'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SYPcpzk3bXI/AAAAAAAAAD4/swY4DjnsUNY/s72-c/nsibkita.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724.post-8187968286522022545</id><published>2008-11-11T20:25:00.000-08:00</published><updated>2009-02-02T05:10:13.314-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>aku diselamatkan lagi oleh Allah...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRpcUHCfAZI/AAAAAAAAACY/Vr_1h9BPduo/s1600-h/DSC00062.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRpcUHCfAZI/AAAAAAAAACY/Vr_1h9BPduo/s320/DSC00062.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267624214719824274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;alhamdulillah 3x&lt;/span&gt;. Hari ini aku tidak apa2. Selepas dari kejadian taid sore, sepulang dari kuliah. Di jalan Ringinharjo Pandak aku jatuh tersungkur dari speda motorku. Dasarnya sendiri aku nekat. Sepulang dari Fib ugm aku mengendarai motor dengan mata ngantuk.  Padahal aku juga sudah pelan-pelan dengan jalan 45 km/jam tetapi sesampai di jalan bantul mata ku rasanya seperti dilem, Maunya nutup terus.  Sempat beberapa kali aku tertidur sesaat, Sampai2 di lampu merah kalau tidak dipaksa melek rasanya mau langsung tidur. Sesampainya di permpatan klodran aku mengambil jalan ke kanan dengan lmaksud menhindari lampu merah. Nah, saking nekatnya untuk cepat sampai dirumah, aku agak percepat laju motorku.  Berhubung mata sudah nggak mau diajak kompromi, terpaksa aku pelotot pelototkan namun masih juga sempat terpejam.  Aku putuskan untuk ambil jalan agak ketengah, namun sial mataku sudah tidak dapat diajak kompromi lagi. Berkali-kali mataku terpejam lalu melek.  Hingga akhirnya tatkala mataku tertidur dan aku melek, aku sudah tidah berada di jalan aspal lagi.  Aku sudah keluar dan hampir terperosok ke sawah, reflek aku goyangkan kemudik ke kanan dan kucoba mengerem.  Namun naas, dimedan pinggir jalan yang berupa rumput, rodaku tak dapat kuhenttikan dan akhirnya aku menabrak batu gamping yang tibaba2 kulihat di sela rumput.  Greek...Syuur..!!! Tubuh dan motor ku tersungkur di rerumputan dan hampir jatuh ke sawah. Tubuhku terasa melayang sebelum akhirnya aku mendarat sempurna. aku hanya sedikit memar.  Pasca kejadian itu aku bersukur sekali. setidaknya ini yang ke sekian kalinya aku diselamatkan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu Akbar 3x, teriakku lirih, tatkala orang2 datang menolongku.  Oleh mereka aku disangkanya orang mabuuk.  Padahal akukan cuma ngantuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku dapat simpulkan sekarang. Apa persamaannya orang mabuk dan ngantuk... yakni pada saat naik motor.. sama2 nekatnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107216779283336724-8187968286522022545?l=ndarusih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/8187968286522022545/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2008/11/aku-diselamatkan-lagi-oleh-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/8187968286522022545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/8187968286522022545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2008/11/aku-diselamatkan-lagi-oleh-allah.html' title='aku diselamatkan lagi oleh Allah...'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRpcUHCfAZI/AAAAAAAAACY/Vr_1h9BPduo/s72-c/DSC00062.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107216779283336724.post-8818349783504116509</id><published>2008-11-08T22:44:00.000-08:00</published><updated>2008-11-11T20:25:16.539-08:00</updated><title type='text'>Foto2 in Action</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sejarah UGM in Action&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;berikut/ini(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;sama aja&lt;/span&gt;) adalah foto2 pada waktu aksi jasmerah, JANGAN SEKALI-KALI MELUPAKAN SEJARAH. oleh teman2 mahasiswa sejarah UGM di bunderan ugm. Dalama aksi ini mereka menuntut pemerintah agar lebih memperhatikan sejarah, jangan sampai pelajaran sejarah dihapus dari kurikulum bahkan kalau bisa dijadikan salah satu mata ujian negara... (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;wah kasian siswanya donk&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRpZzS5Px-I/AAAAAAAAACQ/F10UNCGWKJQ/s1600-h/IMG_0333.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRpZzS5Px-I/AAAAAAAAACQ/F10UNCGWKJQ/s320/IMG_0333.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267621451943364578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRpZzLlwhLI/AAAAAAAAACI/TTffhs-kgJc/s1600-h/IMG_0207.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRpZzLlwhLI/AAAAAAAAACI/TTffhs-kgJc/s320/IMG_0207.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267621449982575794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRpZy7PADPI/AAAAAAAAACA/nyrCvYbJv_Y/s1600-h/IMG_0301.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRpZy7PADPI/AAAAAAAAACA/nyrCvYbJv_Y/s320/IMG_0301.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267621445592157426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto ini diambil tanpa rekayasa dan pengeditan apapun ... !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107216779283336724-8818349783504116509?l=ndarusih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ndarusih.blogspot.com/feeds/8818349783504116509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2008/11/foto2-in-action.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/8818349783504116509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107216779283336724/posts/default/8818349783504116509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ndarusih.blogspot.com/2008/11/foto2-in-action.html' title='Foto2 in Action'/><author><name>ndaru123</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13291030495980583310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRuknHTIEKI/AAAAAAAAACk/3M3ZAchUMjI/S220/12.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_F5gYfMIE_Qw/SRpZzS5Px-I/AAAAAAAAACQ/F10UNCGWKJQ/s72-c/IMG_0333.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
